Lampu Matahari Cocok Untuk Negara Berkembang

July 14th, 2010

Pembuat lampu dari tenaga surya yang digunakan untuk menggantikan lampu minyak tanah di negara berkembang, mendapatkan penghargaan lingkungan bergengsi.

D Light Design mengatakan, lentera yang dijual dengan harga $10, memberikan sumbangan terhadap penurunan emisi karbon.

Salah satu pemenang kedua penghargaan Ashden Award untuk energi berkelanjutan adalah Yayasan Energi Pedesaan REF yang mempromosikan energi surya di Afrika.

Lebih dari 70 persen dari kawasan sub-sahara Afrika tidak mendapatkan akses listrik.

“D Light Design mendapatkan hadiah uang senilai 61.000 dolar AS atas kemauan dan dedikasinya untuk menyelesaikan masalah kesehatan dan polusi di negara berkembang akibat penggunaan lampu minyak tanah,” jelas juri penghargaan itu.

Perusahaan yang didirikan oleh pengusaha India ini mengatakan, polusi udara di dalam ruangan yang disebabkan oleh minyak tanah menewaskan sekitar 1,5 juta orang per tahun.

“Juri terkesan sekali dengan strategi marketing mereka yang efektif dengan menjangkau sekitar lebih dari satu juta orang di 32 negara, potensi ekspansi juga masih terbuka,” demikian seperti disampaikan dalam pernyataan juri Ashden Awards yang bermarkas di London itu.

Berdasarkan data organisasi yang memberikan penghargaan, dalam tiga tahun REF membantu sekitar 300.000 orang di sembilan negara Afrika untuk mendapatkan akses energi surya. [bbc]

Source: nonblok.com